business

Published on Desember 20th, 2017 | by Ibnu

5 Teknik Dasar Marketing ini sangat cocok untuk pemula yang sedang memulai bisnis

Memahami prinsip dasar marketing sangat berguna bagi kelancaran juga perkembangan sebuah bisnis. Memahami secara lengkap keseluruhan dari prinsip marketing yang ada, pasti memerlukan waktu sangat panjang, menguras pikiran, serta melelahkan tubuh. Dan itu sangat tidak cocok untuk pemula yang baru saja memulai bisnisnya. Namun sahabat semua tidak perlu khawatir berlebihan, selalu ada kemudahaan dibalik kesulitan. Bagi kamu yang baru saja memulai bisnis, namun belum banyak tahu mengenai prinsip dasar marketing, ini ada 5 teknik dasar marketing sangat cocok bagi pemula.

Untuk pertama kalinya, sebagian sahabat mungkin bertanya, apa saja hal yang harus dilakukan, hal apa juga yang harus dikerjakan dalam marketing. Wajar, jika seorang bingung melangkah diawal, apalagi seseorang itu belum lama nyemplung sama sekali di dunia bisnis.

Berhentilah bertanya, dan mulailah membaca ini. sebuah materi yang akan memudahkan sahabat semua, yang disusun dengan bahasa singkat sederhana, dan masuk akal. Walau terkesan singkat, jangan ragukan efek kerjanya ya, Sahabat bisa mendapatkan hasil luar biasa jika benar-benar mampu konsisten menerapkanya di dalam menjalankan bisnis.

Teknik dasar marketing:

Mengenali produk

Pada pokokknya, binis itu tentang bagaimana cara membeli dan bagaimana cara menjual. Dari kedua hal tersebut juga tidak bisa dipisahkan dengan wujud barang nyata, alias produk bisnis. Kalian jadi tahu, syarat utama bisnis adalah adanya sebuah produk untuk dijual. Oke!

Jika kita diminta seseorang untuk pidato didepan banyak orang, apa yang akan sahabat persiapkan pertama kali? Nyali, penampilan, atau suara? Yup… Semua penting bukan untuk mendukung kelancaran acara. Tapi ada yang lebih penting yaitu menyiapkan sebuah materi pidato sebelumnya. Sama halnya dengan prinsip marketing, kita harus mampu mengenali produk sendiri, bisa menjelaskannya dengan baik, serta paham sampai seluk-beluk deskripsi produk.

Inilah teknik dasar marketing satu. Ada baiknya kita mempersiapkan senjata sebelum benar-benar masuk dalam medan pertempuran, yaitu ketika bertemu dengan target market. Dengan persiapan nun lengkap, saya jamin, semua itu akan mempermudah kita dalam marketing. Dan lagi, mempersiapkan sesuatu itu tidak bisa di tengah perjalanan, persiapan harus diawal, karena mustahil ketika harus kembali dari awal untuk mengerti dasar.

Sebelum mencari target market, untuk memasarkan produk tentunya, mutlak bagi sahabat harus memahami segala pengetahuan tentang produk, kelebihannya dan juga kekurangannya. Hal ini diperuntunggkan, jika saja banyak dari mereka yang amsih ragu dengan bertanya, sahabat bisa dengan mudah menjawab, untuk lebih menyakinan mereka agar berkehendak membeli.

Bagaimana cara mengenali sebuah produk?

Untuk mengenali produk yang akan sahabat pasarkan nantinya cukup mudah, hanya ada satu cara yaitu dengan belajar. Belajar bisa banyak cara seperti membaca dan bertanya. Belajar mengenali produk harus pada media yang tepat, orang yang tepat. Sebenarnya syarat produk berkualitas yaitu ada kejelasan prusahaan, pe,iliknyha jelas, Sahabat bisa tanya-tanya dengan mereka. Kalau tidak, manfaatkanlah media internet untuk mencari informasi.

Harus sabar, tidak emosional

Teknik dasar marketing bagi pemula kedua adalah pintar menahan kemarahan, serta sabar saat melakukan penjelasan/presentasi kepada target market.

Hakikatnya pemahamana setiap orang itu berbeda-beda, ada yang dengan sekali penjelasan mereka langsung paham, ada pula sebaliknya dengan beribu penjelasan tidak paham-paham. Ada yang suka bertele-tele, ada juga yang menjengkelkan tanya banyak ga jadi beli. Menghadapi konsumen dengan pemahaman berbeda-beda ini, mau tidak mau sahabat harus menjadi pribadi yang penyabar, dan tidak mudah tersulut.

Hal buruk jelas akan terjadi jika kita menaggapinya dengan emosi marah.Kalau dalam marketing ya gagal closing itu pasti. Mana ada orang cinta dengan pemarah seeperti itu.

Mari belajar menguasai diri, dengan mengkedepankan hati dan pikiran dalam bertindat-tanduk. Hadapi dengan tenang cobaan dalam segala hal termasuk dalam memasarkan produk. Jangan lupa senyum, sapa, salam. Yaa gitu-gitu mereka adalah manusia yang harus kita sayangi, dan merakalah sumber pendapatan kita. Syukuri…

Jangan fokus pada hasil akhir

Saya akui, fokus terhadap hasil akhir adalah penyakit yang sering diidap oleh pembisnis pemula. Mereka teralu mementingkan hasil akhir dari sebuah usaha, dari sebuah proses. Sebenarnya tidak salah juga, namun yang menjadi masalah itu kalau keinginan tidak sesuai dengan target, tidak semua orang loh bisa bangkit dengan keinginan tidak tercapai.

Contoh dalam sebuah interview kerja sebuah perusahaan produk sistim targeting,

“Apa kamu siap bekerja dengan target sekian dalam sebulan?”

“SIAP!!! pak”

“Apa kamu siap juga saya keluarkan jika target penjualan kamu tidak tercapai nantinya?”

Bingung, pasti bingung. Lain sisi dia ingin bekerja, lain sisi bayangan diberhentikan dan nganggur kembali, “SIAP pak! Saya siap!” tegas, namun terpaksa.

Coba bayangkan, jika seperti itu terjadi pada diri sahabat, apa ya saat bekerja bisa tenang adem ayem? Benar… hal tersebut cenderung menakutkan. Siapa yang mau bekerja dengan sisitim seperti itu, jika memang benar-benar kepepet.

Bekerja yang seharusnya dilakukan dengan sepenuh cinta dan karya, malah menjadi beban, dan malah tidak berkah.

Jangan pernah bertanya, “Apa yang saya lakukan kalau dikeluarkan, kalau gagal?” tapi bertanyalah pada diri sendiri, “Cara apa, strategi macam apa untuk mencapai target seperti itu?”

Pertanyaan kedua jelas akan melahirkan energi yang sangat positif pada diri. Jadi apa maknanya? Maknanya supaya fokus perhatian sahabat lebih kepada cara (strategi), bukan malah ke hasil. Buang segala statement negatif, lalu mulailah melakukan hal terbaik. Usaha tidak pernah menghianati hasil bukan?

Hasil akhir itu sudah diluar pengolahan kita, bukan kewajiban manusia memikirkanya, biar Allah saja, tugas kita berusaha dan berkarya…

Mengubah mindset terhadap marketing

Teknik dasar marketing pemula keempat adalah mengubah mindset mengenai marketing itu tersendiri. sahabat perlu memilih sebuah pemikiran yang tepat terhadap marketing. Pengertian yang salah, akan menghasilkan sesuatu yang salah juga.

Marketing bisnis itu akrab dengan yang namanya penolakan, saya kasih tahu saja, ini mutlak. Tidak semua usaha yang kita rencanakan akan berjalan dengan baik, maju lancar. Semua pasti menemui dinding penghalang, sebuah penolakan.

Mereka orang biasa, cenderung menghadapi penolakan dengan sikap negatif, nah cara seperti ini tidak perlu ditiru, jika sahabat juga demikian, cobalah perbaiki mindset pribadi mengenai penolakan dengan benar.

Penolakan memang sakit, memamng pahit, tetapi tiada sesuatu lahir berupa kepahian sepeti tiu pasti ada maknanya, nah sebenarapa tanaagguh kalian untuk mencari makna ini?

Contoh, sahabat menawarkan sebuah produk kepada teman sahabat sendiri, namun sayang ia menolaknya tanpa alasan jelas. Nah, sahabat tidak perlu memaksanya menjelaskan alasan, tidak perlu juga memaksanya menerima. Jangan biarkan sebuah penolakan memperburuk hubungan kepada orang lain, terlebih teman sendiri.

Menolak, bukan berait tidak menerima, mungkin saja targegt amrket tersebut sedang ada keperluan lain yang belum bisa membeli. Nah kalau hati kita saja sudah terttutup, emnyerah diawal terhadap penolakan sementara mereka bagaimana lagi, seharusnya hal tersebut bisa menghasilkan konversi malah gagal karena mindset yang kurang tepat tadi. kenapa tidak boleh memutuskan hubungan komunikasi? ya karena siapa tahu, nanti, besok, atau lusa ia kembali datang untuk membeli produk tersebut, keajaiban baik bisa terjadi, asal ada tanggapan baik diawal.

Komunikasi

Teknik dasar marketing pemula terakhir adalah komunikasi. komunikasi adalah dasra dari segala hal dimuka bumi ini. Juga dalam hal pemasaran binis. Kalau sahabat punya produk terbaik, super keren, tetapi sahabat tidak mampu untuk emngkomunikasaikanya terhadap orang lain? produk tersebut jadi tidak berguna kan?

Komunikasi dengan target market wajib hukumnya ya. Sedikit tips untuk berkomukasi khususnya buat seorang pembisnis, kalian harus mau memulai komunikasi terlebih dahulu ke lawan bicaa atau target market. Jangan menunggu, jangan berharap kalau orang lain akan menghampiri kamu, kalau bisnis kamu masih terselubung, belum besar.

Komunikasi is simpel, komunikasi adalah sarana untuk saling mengerti dan dimengerti. Itu saja.

Bagaimana rekan-rekanku? Simpel dan mudah kan prinsip dasar marketing pemula yang barusan? Ehh… tapi tunggu dulu, dalam marketing itu, ada banyak metode baru dan lama, nah kamu juga perlu tahu metode apa saja yang tidak baik dala pemasaran produk. Baca artikelnya di sini: Tinggalkan teknik marketing kuno ini da zaman sekarang.

Semoga artikel tersbut dapat menambah wawasan, serta bermanfaat bagi kehidupan sahabat. Jangan lupa untuk membagianya juga dengan memencet kotak share dibawah ini yaa…

Gabung ke grup facebook saya yuk, banyak info menarik seputar internet marketing, blogging, dan kepenulisan. Klik disini!

Baca juga=> Cara praktis anti penolakan saat promosi


About the Author

adalah seorang penulis yang juga memiliki minat di internet marketing. Semua berawal dari sejarah, dan dari sana juga ia tercipta.



Back to Top ↑