Blogging

Published on November 14th, 2017 | by Ibnu

[Nasehat Jack Ma] 5 Hal Yang Membuat Manusia Lebih Dekat Pada Kekalahan

Di kehidupan, setiap insan yang bernapas perlu belajar. Betul?

Apa jadinya, jika hidup ini tanpa menuntut ilmu, dunia tak di dapat akhirat pun apalagi…

Nah pada kesempatan khusus hari ini, saya mengajak sahabat pembaca untuk belajar sesuatu. Mengenai ilmu kehidupan, ilmu yang sangat kita butuhkan peliknya dunia, sama halnya dengan ilmu agama. Dan kita akan belajar dari seorang Jack Ma.

“Orang pintar, adalah dia yang belajar dari pengalamanya sendiri. Orang yang cerdas, ialah dia yang belajar dari pengalaman orang lain. Sedangkan orang yang arif, dia lah yang pandai menggabungkan antara keduanya untuk mencapai kehidupan yang lebih baik (nasehat kehidupan).”

Pengalaman pribadi tentu tiap orang sudah memilikinya masing, masing. Sahabat hanya perlu mengingat-ingatnya sendiri. Namun untuk mencari pengalaman (nasehat) dari orang lain, sahabat perlu sedikit bersusah payah, entah bertanya, bersilaturahim, membaca, bahkan sampai searching di internet seperti saat ini.

Nasehat Jack Ma nantinya akan menjadi sampah, jika sahabat tidak mengerti seperti apa kehidupan masa lalunya, dari bukan apa-apa, menjadi apa-apa yang berguna seperti saat ini. Karena nasehat jack ma ini didapat dari kepahitan nyata, dari perjalananya beliau sendiri yang bukan fiktif belaka.

Siapa yang tak mengenal Jack Ma. Pendiri perusahaan besar asal negeri tirai bambu (Cina), Alibaba Group…

“Mereka memanggil saya dengan sebutan crazy Jack (si Jack gila). Saya pikir gila itu bagus. Kami gila, tetapi kami tidak bodoh.” Ungkap Jack Ma dala perjalananya meniti karier gemilangnya.

Banyak orang yang memandang sebelah mata terhadap jack, mereka melihat dengan tampilan Jack yang cenderung biasa-biasa saja, kurus-kering, miskin, dan kesanya hanya makian saja yang cocok terhadap pria asli tiongkok tersebut. bahkan ia dipandang sebagai orang dengan masa depan susah (madesu)

Memasuki sekolah, sejak SD hingga SMA, Jack Ma perlu berulang-ulang tes karena ia tak begitu handal dalam bidang akademis. Pernah merasa gagal masuk universitas ternama di Cina, yang mengantarkanya kuliah program D-3 Sastra Inggris di salah satu universitas di Hang zhou. Ia dinyatakan lulus pada tahun 1988.

Kisah suksesnya dimulai sejak ia migrasi ke Australia, dalam rangka berlibur, serta mengunjungi sahabat dekatnya dan bapak angkatnya di salah satu kota disana. Jack terperagap melihat kemajuan disegala bidang di negeri kangoro tersebut. Sangat berbeda jauh dengan negaranya. Tiongkok.

Perkembangan teknologi antara australia dan Tiongkok jauh berbeda, terutama teknologi internet. Dari sebuah kejanggalan tersebut, lahirlah sebuah ide, yang menjadikan awal kesuksesan Alibaba Group era ini.

Istilah internet belum terlalu dikenal oleh masyarakat  tiongkok waktu itu. hanya orang tertentu, yang perpendidikan saja yang mengerti istilah,itupun hanya sekadar mengerti, belum memahami.

Dan itu merupakan salah satu sebab kenapa orang-orang mengatainya, “crazy Jack” jack sudah bisa melihat masa depan internet, sedang yang lainya belum mengerti apa-apa tentang internet.

Jack mengalami kesulitan dalam penyampaian visimisinya. Ya ini sama saja memberikan sepeda onthel ke anak bayi baru lahir, yang tak mengerti apa-apa tentang sepeda.

Dari 24 teman yang di undang Jack ketika hendak ingin mendirikan China Pages, hanya satu orang saja yang sependapat. Sisanya sebanyak 23 orang berkata,”Kau tidak tahu apa-apa mengenai internet, dan paling utama kau tidak memiliki modal apapun untuk hal ini. Jadi urungkan saja niatanmu! Tak akan berhasil…”

Mendengar ucapan yang berusaha mengendorkanya itu, jack tetap tersenyum. Toh kenapa jadi masalah, masih ada satu orang yang mempercayainya.

Walau usaha pertamanya bidang internet pertamanya bangkrut (China Pages), Jack Ma belum surut. Februari 1999, ia mempresentasikan gagasanya, bahwa ingin membangun Alibaba.com

Dengan presentasi yang memukau dihadapan 17 orang calon investor itu, mereka pun (investor) jadi yakin.

“Alibaba” kisah yang sudah melegenda dan diketahui semua orang. Kisah dimana seorang pemuda yang ingin sekali membantu banyak oranag yang ia temui. Sama halnya dengan Alibaba.com yang diharapkan mampu membantu pelaku bisnis lokal mencari pelanggan dari belahan bumi lain.

Alibaba.com memepermudah para eksportir untuk mengungggah produknya secara online untuk menemukan pembeli potensial yang lebih banyak. Dan benar, setelah 6 bulan berselang, tepatnya pada oktober 1999, dengan perjuangan Jack dan tim, nama Alibaba.com menjadi besar, sesuai cita-cita dan impian awal yang ingin membantu para pembisnis di China untuk go internasional.

Kita tahu, hari ini telah menjadi fakta, dimana pun kita menginjakkan kaki di seluruh Nusantara, kebanyakan barang terapan (pakai) manusia, entah barang pribadi, sampai barang rumah tangga, semua hasil produksi China. Made in China. Mainan, pakaian, pernak-pernik… China. Wajan goreng, panci, dan kawan-kawan… juga China. Bahkan  ikat rambut yang sering dipakai wanita indonesia pun juga dari China. tak hanya itu, pekerja pun ada banyak yang dari Cina. *ehh

Betapa powerfulnya negeri ini di sekotor bisnis industrial seperti ini, di ilhami mereka (masyarakat China) memiliki cara, wawasan, dan sistim bisnis yang khas. Dan jika dikolaborasikan dengan teknologi internet, ya jadi seperti ini. M-E-N-D-U-N-I-A.

Tidak hanya itu, ide Jack belum berhenti sampai di Alibaba.com. Pada tahun 2003 lahirlah anak perusahaannya yang kedua, dinamai “Taobao“ yang artinya dalam bahasa Tiongkok mencari harta karun. Perusahaan iini berlatar e-comerce (toko online) yang mudah digunakan oleh kedua belah pihak (penjual & pembeli) secara online.

Menuju puncak, pada tahun 2012 Taobao menjadi website no satu se-Tiongkok, dan masuk dalam jajaran top website dunia yang paling sering dikunjungi masyarkat global.

Jack sendiri hari ini menjadi CEO dari Aliibaba Group. Perusahaan yang dirintisnya yang sudah memiliki 9 anak perusahaan seperti: Alibaba.com, Taobao marketplace, Tmal, eTao, Alibaba Cloud Computing, Juhuasuan, 1668.com, AliExpress.com, dan Alipay.

Sudah jadi passive income betul itu ya…

Semua pencapaian itu tidak mudah bagi Jack Ma. Perlu cucuran keringat, serta air mata darah untuk menerima kepahitan yang semua orang sasarkan padanya. Ejekan, cacian, hinaan, semua kini terbayar. Jack Ma adalah pemenangnya!

Memang luar biasa banyak hal kita bisa pelajar dari sosok cerdas seperti Jack Ma, dari ide yang dianggap gila, nyeleneh, ngawur, kini idenya dianggap juara, menjadi pemenang dan dan telah banyak membantu banyak orang di negerinya, bahkan ia mampu menginspirasi dunia.

Dari perjalanan hidup Jack Ma yang panjang itu, ia telah memberi banyak sekali nasehat terhadap kita. Tidak hanya soal bisnis, melainkan juga tentang motivasi kehidupan. Dia adalah sosok yang berangkat dari tidak memiliki apa-apa, lalu dengan kepercayaan akan ide, ia mampu mengubah semuanya jadi nyata. Memiliki apa yang dahulu tidak dimiliki.

Nasehat yang paling sering dia sampaikan dalam pidato-pidatonya di seluruh negeri adalah mengenai hal ini, tentang, “5 hal yang membuat manusia lebih dekat pada kekalahan”

Siapa yang ingin jadi pemenang?

Menang disini berarti hidup berkecukupan, sukses, dan bahagia. Yup, tepat sekali. Semua orang berharap dirinya menjadi pemenang dalam kehidupanya masing-masing. Namun entah kenapa, pada faktanya kehidupan manusia yang terfokus pada kemenagan malah jarang menang (kalahan). Gimana ya, orang yang menggebu-gebu, terlalu ingin menang, pada akhirnya malah menuai kekalahan.

Kenapa hal demikian bisa terjadi? Salah satunya adalah tidak bisa memahami lawan dari kata “menang” yaitu kata, “kalah” Dengan mengerti makna dari kedua kata tersebut. barulah berhak manusia mendapat kemenangan tanpa kekalahan.

Langsung saja tanpa berbelit-belit lagi, inilah 5 hal yang membuat manusia lebih dekat pada kekalahan, dan izinkan saya untuk mengulasnya sedikit dengan bahasa saya sendiri:

  1. Rabun pada sebuah kesempatan
  2. Meremehkan kesempatan
  3. Kurang pemahaman akan sesuaatu hal
  4. Gagal bertindak cepat
  5. Gagal bertindak tepat

Rabun pada sebuah kesempatan

Kesempatan bisa dipandang sebagai harapan. Sebuah kondisi dimana mampu mendapat momentum yang sangat tepat untuk memulai sesuatu, atau melaksanakan sesuatu. Kesempatan juga merupakan pemberian tingkat terakhir. Pemberian terbaik.

Mustahil kita hidup di dunia kalau tidak diberi kesempatan dari Allah, betul?

Dalam kehidupan pun sama, kesempatan senantiasa lewat bersileweran di hadapan kita, tujuanya tak lain untuk menggenjot diri kita sendiri agar menjadi lebih baik lagi kedepanya.

Namun masalahnya, tidak semua orang memiliki hati yang terbuka, dan dapat melihat kesempatan. Mata mereka rabun, seharusnya melihat kesempatan manjadi harapan, malah melihatnya sebagai hal biasa saja. Dan akhirnya terlewatkan.

“Mereka yang kalah dalam hidup, ialah mereka yang tak pandai melihat kesempatan” Nasehat satu Jack Ma.

Ingat dunia ini terus berubah, berjuta kesempatan selalu hadir, nampang didepan, samping, belakang kita. Kesempatan adalah jalan menuju kemenangan, namun jika sahabat tak mampu melihatnya bagaimana lagi?

“Kemenagan memang tak seharusnya ada bagi mereka yang tak bisa melihat hal berbau kesempatan”

Meremehkan kesempatan

Nasehat Jak Ma kedua masih soal kesempatan. Kebanyakan orang masih dengan santai melewatkan kesempatan. Apa dorongan mereka? Cerdas. Mereka cenderung meremehkan sebuah kesempatan kecil, dan lebih memilih menunggui kesempatan yang lebih besar, lebih menguntungkan, lebih wah. Dan pada akhirnya menyesal, kesempatan besar yang ditunggu tak perah hadir di depan.

“jika hal kecil saja kau lewatkan, bagaimana dengan hal besar akan datang?”

Hal besar selalu berawal dari hal kecil. Itu sudah kodrat, ketetapan dunia yang diracik oleh Allah SWT. MasyaAllah.

Lihatlah manusia itu sendiri, dari mana pembentukanya? Bukankah dari benda yang dirahasiakan dalam tubuh manusia (tak tampak), lalu ketika dua benda itu bertemu, menjadikanya segumpal darah, membesar membentuk daging, membesar lagi bertambah tulang-belulang, dan seterusnya hingga menjadi bayi kecil, dan tumbuh besar menjadi manusia sesungguhnya.

Hewan, tumbuhan, angka, dan sebagainya. Semua bermula dari hal kecil. Maka cobalah sahabat untuk tidak meremehkan kesempatan sekecil apapun. Tetap hargai itu. Seperti Jack Ma kata, “Orang yang meremehkan setiap kesempatan yang datang ia sama saja sedang menyiapkan kekalahan dirinya sendiri.”

Kurang pemahaman akan sesuatu hal

Pengertian yang tepat, akan menghasilkan pemahaman yang tepat pula. Dan pemahaman yang tepat akan melahirkan sebuah solusi yang tepat. Masalahnya memahami sesuatu itu tidak semudah yang dibayangkan.

Seperti sedit kisah di atas tadi, 23 teman tidak se-paham dengan Jack Ma, dan malah meremehkan ide brilian tersebut. Mungkin enam bulan setelahnya mereka jadi gigit jari melihat kesuksesan ide yang mereka anggap sampah menjadi ide dengan berlian.

Masalah mereka adalah kesalahan pemahaman, pikiran mereka terlanjur tertutup tentang perubahan, tertutup oleh hal-hal negatif. Mereka sengaja tidak membuka dan mencoba sabar memahami ide dari Jack Ma. Seharusnya, bersabar untuk paham, ya minimal bertanya lah, supaya paham.

Untuk menghindari kekalahan dalam hidup belajarlah memahami sesuatu dengan baik, ojo kemerungsung (jangan terburu-buru) mendikte sesuatu itu negatif, tanpa manfaat. Begitulah nasehat jack Ma yang ketiga.

Gagal bertindak cepat

Kesempatan datang seperti desir angin, ia hanya lewat sebentar dan pergi dengan cepat. Pemenang bukanlah mereka yang berlama-lama, berleha-leha akan kesempatan.

Kesempatan yang banyak namun terbatas tidak diimbangi dengan manusia yang kian banyak pula. Tentu peristiwa rebut-merebut, jotos-menjotos, menjadi hal boleh nantinya. Orang lomba maraton. Ada yang berlari sekuat tenaga saja masih bisa kalah, apalagi yang berjalan santai. Situ kok bertindak lamban. Maunya apa?

Gagal bertindak tepat

Ujung dari nasehat ini adalah bertindak. Tindakan yang kurang tepat dalam setiap kesempatan akan berujung dengan kekalahan, bahkan kesalahan. Maka, belajarlah untuk bertindak sesuai dengan permasalahan yang dihadapi.

Pemahaman tepat, ditambah tindakan tepat akan menimbulkan keselarasan dalam setiap kehidupan.

Latihlah diri sahabat untuk hal ini, dengan menguraikan sebuah permasalahan, dan mencocokkanya dengan solusi yang tepat pula.

Oke akhirnya sudah sampai diakhir pembahasan [Nasehat Jack Ma] 5 Hal Yang Membuat Manusia Lebih Dekat Pada Kekalahan ini. Tak apa kita belajar dari orang lain di negeri seberang, seperti pepatah berbunyi,”Tuntutlah ilmu sampai ke negeri Cina…” inilah makna dari pepatah tersebut, belajar dimana pun, kepada siapa pun, tidak peduli orang asing atau bukan. Yang penting adalah ilmu pengetahuan yang sanggup mendekatkan kepada Tuhan, karena sumber ilmu hakikatnya dari Dia, lewat perantara masnusia.

Saya berharap dari sini, banyak juga lahir-lahir Jack Ma – Jack Ma baru dari Nusantara. Bukan menyuruh untuk menjadi Jack Ma, (ga bakal bisa toh wes). Melainkan mewarisi sebagian sifat, dan semangatnya untuk menjadikan Nusantara lebih bai di masa depan. seperti pandanganya terhadap Cina dimasa lalu.

Hari ini sudah cukup banyak bukan, pemuda kita yang hebat layaknya Jack Ma? Dengan membikin perusahaan, website yang kreatif, dan berperan penting untuk membantu kehidupan masyarakat, seperti Gojek, Uber, tokopedia, bukalapak, dan masih banyak lagi.

Masih ada kesempatan untuk membuktikan. Kalian, kapan memulainya?

Anu… Jangan lupa share ya!

Join grup facebook sekarang! klik disini!

Baca juga=>Cara realisasikan ide bisnis

 

Tags: , , ,


About the Author

adalah seorang penulis yang juga memiliki minat di internet marketing. Semua berawal dari sejarah, dan dari sana juga ia tercipta.



Back to Top ↑