BAYANGKAN. Seperti apa rasanya jika kamu telah menjadi manusia kreatif, informatif, cerdas, peduli lingkungan, dan aktif di era serba internet ini.

Bayangkan lagi sejelas-jelasnya. Seperti apa indahnya memiliki banyak teman berkat kamu menjadi pribadi cerdas, aktif,  menarik, melek teknologi, update, dan punya banyak pengetahuan.

Bukankah hidup akan jauh lebih bermakna?

Sekarang bandingkan. Bagaimana rasanya jika di era digital ini, di era serba canggih ini, kamu menjadi pribadi yang tak memiliki teman, pasif, tertinggal, tak informatif, pasif, buta teknologi, cuek terhadap lingkungan, dan pasif.

Kamu mungkin sedang duduk santai saat membaca tulisan ini, merasakan ketenangan pada dirimu. Perlahan kamu merasakan kenyamanan, lalu berpikir. “Ya. Benar, alangkah nyamannya jika menjadi pribadi menarik, kreatif, aktiv, dan faham teknologi. Tentu hidup jauh lebih berarti.”

Satu kenangan manis saat SMA. Waktu itu, bulan November, kira-kira dua tahun lalu. Sekolah sedang menyelenggarakan event besar tahunanya, yaitu memeringati pertambahan usia yang ke 39 tahun. Seperti biasa, acara khas khas siswa SMA seperti: band, pementasan kreativitas, bazar makanan tradisional, dan aneka keseruan lain, digelar.

Nah, saat itu, setiap perwakilan kelas diwajibkan untuk berkontribusi meramaikan acara, dengan turut menampilkan perwakilannya, untuk unjuk kebolehan di panggung. Saya aman, tak perlu ikut campur di sana. Lagipula, bagaimana caranya seorang siswa pendiam seperti saya bisa tampil di atas panggung?

Tapi jauh di luar rencana. Heppy (teman sekelas waktu itu) ia tak bisa tampil. Sakit perut yang dideritanya, membuat pecah kekhawatiran. Warga kelas XII IPA 2 pun panik, dan sigap berkerumun. Kecuali saya. “Jika Heppy gagal tampil, jadi siapa penggantinya?” saya membatin.

“Ibnu, kamu bisa nyanyi sama main gitar kan?” ucap Lisa saat itu, kedatangannya cukup membuatku kaget. Apalagi dengan kalimatnya barusan. “Kamu disuruh Bu Tanti untuk tampil. Pokokknya harus!” Timpalnya lagi.

TEMAN LAINNYA BEBAS ... bisa tertawa di belakang, menertawai wajah saya yang mulai memucat. Bagi kalian; generasi millineal. Apalagi yang sudah terbiasa tampil, tentu tidak akan keberatan jika ada kesempatan seperti itu. Malah senang bisa ditengok orang banyak. Tetapi kita berbeda. Ibnu versi SMA bukan seperti itu. Ia siswa yang terkenal anteng, kalem, manis, dan pendiam: introvert. Mana mungkin berani tampil.  

Jika merasa tak tenang, biasanya ponsel-lah jadi teman. Sama seperiti anak-anak zaman sekarang. Ya, sekadar cari hiburan di media sosial. Saya terperanjat saat men-scrool  beranda Facebook, lalu menemukan artikel dari IND Times. Intinya soal cara mengatasi rasa gugup. Teman Facebook yang meng-share artikelnya. Saya lupa namanya.

“Ini takdir atau apa?” pikir saya. “Kok, ya tepat sekali dengan situasi kepepet seperti ini? kok, bisa?” terus membatin.

 

SAYA PUN MEMBACANYA, website tersebut segera terbuka, cepat memang. Saat itu, waktu tiba-tiba serasa berhenti berputar, keraimaian mendadak sepi, pandangan saya pun teralihkan ke layar ponsel milik saya bermerek A***. Point demi point terlewati, tak butuh waktu lama saya sudah dapat memahami isinya, bahasanya sederhana. Entah kenapa, keberanian rasanya sudah terkumpul begitu saja setelah membaca artikel tadi. Perasaan yang semula resah, perlahan-lahan menjadi tenang, adem ayem.

Tiba giliran kelas kami. Terdengar sorakan Fatah, Iko, Dimas, dan beberapa yang lain mendukungku. “Ayo, Nu. Bisa ... Bisa!” yang lain, “Ayo Nu, pingsan ... pingsan!” Akhirnya dengan meminjam keyakinan si Teguh, saya pun berhasil sampai ke atas panggung dengan selamat tanpa cidera sedikit pun. Dan tak lupa satu buah lagu cinta, sukses saya perdengarkan kepada masyarakat sekolah dengan suara sumbang. Alhamdulillah ...

Sekarang TERBUKTI, bahwa informasi (ilmu) dapat menjadikan individu menjadi satu langkah lebih maju dari dirinya sebelumnya. Informasi sanggup mengantarkan manusia dari tidak tahu, menjadi tahu. Dari tak bisa, menjadi bisa. Dari tidak lucu menjadi lucu.

Dua tahun telah berlalu. Waktu merubah segalanya. Saya, keluarga, teman-teman, serta manusia lain. IDN Times pun demikian. Semenjak hari itu, soal kebutuhan informasi, selalu saya percayakan pada pada mereka. Soalnya konten interaktifnya, dapat menjadikan diri saya pribadi menjadi leibih dewasa. Saya tumbuh, dan berkembang dengan baik seperti sekarang.

Generasi millenial hari ini patut bangga dengan Indonesia. Karena memiliki sebuah portal media online yang terfokus pada generasi muda seperti IDN Times. Media yang akan ikut mengawal generasi muda Indonesia untuk jadi lebih kreatif dan tangguh.

APA SIH, IDN TIMES?

IDN Times merupakan sebuah portal media online yang konsisten menyajikan informasi relevan dengan generasi millinial saat ini. Kesenjangan media sebelum tahun-tahun 2014-an, di mana banyak media konvensional hanya terfokus menangani informasi dewasa, telah melatari terciptanya media ini. sehingga mampu menjawab segala keresahan insan muda Indonesai yang merindukan cita-cita.

Portal media online ini terbentuk pada 8 Juni 2014. Dilahirkan oleh dua orang kaula muda kakak beradik asal Indonesia. Mereka bernama Wiston Utomo dan William Utomo. Wiston adalah seorang Account Specialis di Google Singapura (dulu) sebelum menjabat sebagai Founder dan CEO di IDN MEDIA hari ini.

Kalian seharusnya sudah lebih banyak tahu soal IDN Times ini. Tetapi, karena di sini saya dituntut menjelaskan, ya sudah, saya jelaskan sekalian. Saya yakin, setelah kamu membaca tulisan ini, kamu akan takjub, dan berkeputusan untuk memilih IDN Times, menjadi pilihan medaia partner dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Catat hlo!  

Ini dia, 9 Alasan Kenapa Kamu Harus Gabung ke IDN Times Sekarang Juga!

Website yang user friendly

Berhentilah membayangkan mengenai sebuah website yang lemot abis, tampilan amburadul, jelek, nggak karuan, penuh sampah: iklan-iklan yang bikin bilang, ”Ini website apa TV sih?” dan bikin berderai air mata karena perih waktu membacanya. Tenang. Hal buruk tersebut, takkan kamu temukan dalam website IDN Times ini.

Tampilannya yang user friendly (bersahabat). Siapa pun akan merasa nyaman saat berkunjung. Satu jam, dua jam, atau lebih. Loading lamannya sangat cepat, walau di waktu bersamaan, diakses oleh ribuan pengunjung lainnya. Kalau lemot, berarti ponsel kita yang kuotanya limit.

Iklan? Ya, ada dong. Tetapi tidak terlalu banyak. Tak usah khawatir. Peletakkannya sudah didisain rapi, jadi tidak begitu mengganggu pengunjung saat menikmati gurihnya konten yang ada.

Penampilan elegan dengan visual HD membikin penampakkanya makin ciamik. Kamu akan suka dengan gambar-gambar seru. Di sana juga terdapat fitur pencarian (kotak pencari), yang akan membantu kamu saat sedang terdesak, ingin mencari informasi secara terperinci.

Konten full interaktif

Jika kamu berkunjung di website IDN Times, maka kamu akan disuguhkan banyak sekali informasi/konten berkualitas lagi viral. Mulai dari berita terkini, fakta unik dunia, fashion, hobi, kesehatan, tentang perempuan dan pria, hubungan, hiburan, perjalanan, otomotif, teknologi, karier, komunitas sampai informasi luar negeri pun, ada. Tak hanya itu, bagi kamu pecinta karya tulis, di sini kamu juga bisa membaca banyak karya fiksi maupun non fiksi lain, seperti: berita, esai, opini, cerpen, dan juga puisi.

Konten tersebut dibawakan dengan gaya khas generasi millineal yang mudah difahami. Dengan dukungan visual gambar dan video yang menghiasi konten, membuatmu akan semakin semangat untuk baca lagi dan baca terus.

Kamu juga bisa dengan mudah menemukan konten yang lagi HOT, sedang ramai dibicarakan. Tidak hanya artikel melulu, IDN Times juga memiliki quiz yang bikin harimu manis.

IND Times, belum pernah kehabisan konten berkualitas. Kenapa? karena dibalik sana, ada orang-orang yang bekerja keras, bekerja cerdas, orang-orang hebat, yang berperan untuk menjadikan platform media ini menjadi sahabat masyarakat. Di balik mereka lagi, ada banyaksekali penulis muda yang turut berkarya.

 

Multiplatform website

Generasi millineal merupakan sebuah istilah yang mengarah pada kelompok demografi manusia para rentang umur 14-35 tahun pada hari ini. Generasi ini sangat akrab dengan teknologi. Mulai dari televisi, komputer, sampai gaget. Kalau soal internet, jangan ditanya; mereka ahlinya. Kalau soal media sosial jagan diragukan; meraka pulalah pakarnnya. Kalau soal pacaran; mereka (?) sudahlah, jangan tanya terus.

Meski informasi di IDN Times terdokumentasi dalam website, bukan berarti mereka tidak bisa lebih dekat dengan masyarakat. Kamu tak usah khawatir, IDN Times ini sudah multiplatform, artinya bersahabat dengan media sosial yang kamu miliki.

Kamu juga bisa membagikan konten menarik jenis apapun dari IDN Times kepada seluruh sahabat mayamu. Hanya dengan beberapa klik setelah menekan tombol share, kamu sudah bisa berbagi kebaikan pada mereka. Kolom komentar yang tersedia di setiap artikel, bisa dijadikan sarana diskusi yang menarik, dijamin kamu akan semakin cerdas. Jangan malah debat!

Buat kamu yang ingin mendapatkan konten terupdate dari IDN Times, mudah sekali caranya. Tinggal memfollow akun mereka pada setiap media sosial yang kamu punyai.

Mobile friendly

IDN Times sudah didisain khusus agar kualitas versi desktopnya, peformanya akan tetap jika dijalankan di smartphone. Silakan buktikan sendiri saja. Tampilan yang elegant, menarik, cepat, tak sama persis dengna versi desktopnya.

Jadi untuk mendapatkan konten interaktifnya, dengan kualitas tampilan memukau, tak perlu repot-repot beli laptop. Semua sudah bisa dilakukan lewat ponsel kesayanganmu masing-masing.

Gerakan penyebaran informasi secagarara online saja dinilai belum cukup oleh IDN Times, maka butuhlah sebuah aksi nyata di dunia nyata (offline). Sesama generasi millenial agar bisa saling bertatap muka secara langsung, itulah tujuan utamannya. Dengan mengadakan event-event kekinian, yang banyak disukai generasi millenial. Event-event besar seperti musik, diskusi, lomba, seminar, dapat dengan mudah ditemukan. Hal tersebut bisa menjadikan wadah untukmu mengaktualisasi diri: berkarya, berkreativitas, bersama generasi millineal lainnya. IDN Times juga sering mengadakan event seperti lomba menulis, dengan hadiah point maupu uang tunai jutaan rupiah.

IDN Event

Mulai sekarang dan seterusnya, dijamin kamu tidak akan merasa bosan sampai kehabisan semangat hidup. IDN Times akan selalu menemani kreativitasmu dengan banyak event yang sering diselenggarakan, baik offline, maupun online.

IDN CreativeFest

Tidak seperti media online lain di Indonesia yang terus gencar melakukan kegiatannya via online. IDN Times lebih dari itu. Mereka acap kali mengadakan sebuah festival khas generasi millenial yang bikin kamu tambah wawasan.

Hastag millenials memilih

Silakan kamu langsung masuk ke IDN Times, maka akan dengan mudah kamu menemukan #millieanalmemilih. Hastag tentang apa, sih itu?

Hastag ini merupakan sebuah menu di mana isinya merupakan artikel pilihan generasi millenial. Bisa kamu cek, sampai hari ini, isi di menu tersebut adalah soal Pilkada. Sudah milih pemimpin pa belooom?!

Artinya itu merupakan isu yang paling disukai anak muda. Berita yang ramai dibicarakan. Hanya sekali 'klik' kamu bisa mengetahui kesemua itu.

Hadir dengan channel inspirasi

Salah satu hal menarik dari IDN Times adalah memiliki jalinan kerjasama dengan channel penuh inspiratif. Kamu bisa lihat, ada 11 chanel yang bisa kamu kepoin. Salah satunya adalah Popbela. Popbela merupakan chanel khusus tentang dunia wanita. Fashion, kecantikan, dan gaya hidup. semua dikhususkan untuk wanita generasi millineal Indonesia. Di sana, kamu juga bisa mendapatkan produk-produk yang yang berkualitas dari channel tersebut. Itu baru satu channel, belum yang lainnya. Kamu bisa membukannya di sini.

Ayo menulis online dan dapatkan uangmu sekarang!

Ini yang paling saya suka dari IDN Times selain dari fasilitas memanjakan lainnya. Buat kamu yang hobi menulis, dan ingin mendapatkan uang dari tulisanmu, IDN Times adalah sahabat yang tepat untuk mewujudkan impian tersebut.

Februari 2017. IDN Times rampung merilis kanal barunya yang dibernama IDN Times Community. Sebuah platform keren, di mana para penulis bisa berkarya dengna mudah, dan mendapat banyak keuntungan.

Dengan visitor IDN Times yang membeludak setiap harinya, sudah dipastikan tulisanmu yang bisa terbit di sana akan dibaca banyak orang. Masyarakat perlahan akan mengenalmu, tentu lewat tulisan. Namun sayangnnya, kamu tidak diberi hak untuk mencantumkan alamat media sosialmu dalam sebuah artikel, jika diperbolehkan. Wah, pasti IDN Times semakin kebanjiran penulis baru.

Sabar dulu. Sebelum menulis dan menerima gaji, kamu harus bergabung terlebih dahulu dengan komunitas tersebut. Caranya sangat mudah. Ketika sudah resmi terdaftar, kamu baru bisa menulis artikel dan menerbitkannya.

Jangan ambil pusing. Pokoknya tugasmu menulis konten yang interaktif, lalu mengirimkannya ke redaksi. Jika lolos, kamu akan mendapatkan konfirmasi dari atas. Artikelmu pasti akan terbit dan akan dibaca banyak orang.

Dari setiap 100 views artikelmu, kamu akan memperoleh 1 poin. Nah, poin inilah yang bisa kamu tukarkan dengan uang, atau barang yang telah disediakan pihak perusahaan. Jika poinmu sudah mencapai angka 2000 baru boleh ditukar.

100 views : 1 poin. Nilai ini terlihat kecil, tetapi dengan visitor website yang berjuta-juta lebih, artikel terbitmumu kemungkinan juga akan dilihat diantara lalu-lalang segitu banyaknya orang.

Jika jumlah poin dalam seratus views ditambah lagi, pasti akan semakin banyak penulis yang bersemangat lagi. Angka kemiskinan Indonesia pasti berkurang. Sekadar masukan saja. Hehehe ...

Untuk pencairan uang, kamu hanya dimintai satu persyaratan yaitu memiliki akun rekening bank Indonesia. Kabar terbaru, kini pencairannya sudah bisa dilakukan melalui banyak rekening bank lokal. Tentu sangat memudahkan penulis yang tak perlu repot membuat akun bank baru. Lebih jelas soal cara menerbitkan artikel, silakan klik di sini!

BAGAIMANA? Sudah siap untuk menulis dan menghasilkan uang dari IDN Times? Saya sudah daftar hlo, dan siap untuk meraup rezeki berlimpah. KAMU ...?

Hey! Kini semua itu bisa kamu lakukan di satu aplikasi saja

Dari sinilah awal semua tercipta. Rumah, sekaligus kantor tempat orang-orang itu bekerja siang-malam. Di mana ide, gagasan, impian, harapan, bercampur menjadi satu, menetes berbentuk buah karya untuk bangsa. Tak banyak orang yang tahu, sebuah perjuangan untuk bisa berkarya di negeri sendiri, dan kini semua telah terbukti oleh waktu

Lebih jauh lagi, IDN Times telah ikut berkontribusi membanagun negeri melalui pendidikan, serta penyediaan lapangan pekerjaan baru bagi seluruh basyarakat Indonesia. IDN Media dan generasi millenial memiliki persamaan, yaitu mewarnai Indonesia dengan tulisan, dengan karya, dan pula dengan cinta. []

Ayo! Buruan download sekarang juga! dan mulai kehidupan bermakna selanjutnya, bersama IDN Times.