Tokoh

Published on November 24th, 2017 | by Ibnu

Belajar Banyak Hal dari Frida Dwi, Developer Game Viral “Tiang Listrik”

Sebelum kita belajar banyak hal dari developer game viral ini, mari kita belajar dengan cara menyelami sejarah singkat  negeri ini. karena ini, merupakan sebuah cara untuk mengerti kenapa kita hari ini ada.

Waktu yang membentuk kita menjadi bagsa yang kreatif

Sumber gambar: https://static3.sewarga.com

Siapa bilang bangsa kita adalah bagsa yang terbelakang? Mereka saja tidak tahu siapa sebenarnya diri kita sebenarnya, belum terlalu kenal dekat dengan mbah-mbah orang Indonesia terdahulu.

Tahukah sahabat…

Jika manusia Indonesia sebenarnya adalah manusia paling kreatif di dunia?

Mungkin belum banyak yang tahu, namun itu semua sudah tercatat jauh sebelum negara ini terbentuk dan diberi nama “Indonesia” pada masa kolonialisme terdahulu.

Percaya tidak percaya. Negara Nusantara tercinta kita ini sudah keren dari sananya. Jangan tanya soal kehebatan mbah-mbah  kita dahulu. Mereka ahlinya menyelesaikan masalah tanpa tambah masalah.

Daun saja bisa banyak fungsi kalau yang megang mbah-mbah kita. Menjadi payung kala hujan bisa, pembungkus bekal makanan bisa, gelas tempat minum bisa, dijadikan pewarna bisa, dijadikan uang-uangan bisa, menjadi atap pun bisa, dibuatkan topeng untuk hiburan bisa. Mereka sudah paham itu teknologi daun sebagai media fermentasi tape maupun tempe.

Itu baru daun… belum lagi kayu, akar, bunga, ranting, atau buah.

Maka jangan heran, kalau terkadang otak kita sering terbesit ide-ide kreatif yang memecah masalah. Wajar itu…ojo nggumun (jangan heran). Mbah-mbah Nusantara lah yang sudah mewariskanya untuk kita. Menjaganya dengan medayagunakan lingkungan sebagai kontrol sikap kebebasan berkreasi dengan kreatifitas. Hanya untuk kita, anak cucu mereka.

Baca:9 Rahasia Sukses berbisnis Ala Entrepreneur Muslim Abdurrahman Bin Auf

Berbagai bidang kita menang

Semua bidang yang ada, apapun itu: komunikasi, ekonomi, politik, sastra, musik, teknologi, budaya, seni. Apa yang tidak bisa kita hajar ha?

Saya carikan sebuah contoh penerapan dalam bidang komunikasi yaitu bahasa. Bahasa merupakan sebuah misteri komunikasi, yang untuk membentuknya menjadi wujud seperti sekarang (keanekaragaman bahasa) perlu perjalanan waktu berjuta-juta tahun lamanya, serta melibatkan banyak kesepakatan yang tidak mudah.

Dalam masyarakat jawa contohnya, untuk menyebutkan makna “bau” itu saja, ada banyak sekali  jenisu ngkapan baru tercipta. Seperti: kecut, asem, angir, tengik, amis, enek, kecing, pesing, sangit, dan sebagainya.

Itu baru di jawa, suku-suku lainya yang total sekitar berapa ya saya lupa, hhe… Sekitar 1.340 lah.

Bahasa Inggrisnya dari kata, “kepentut” atau, “kepesing” apa ya? saya rasa hanya Indonesia yang punya kosa kata nyeleneh tersebut.

Jangan bangga-bangga amat deh terhadap sesuatu milik orang lain yang sahabat miliki (bahasa asing). Yang utama dan harus didahulukan ialah bangga dengan milik sendiri. Bahasa sendiri. Oke!

Teknolgi pengolahan bahan pangan? jangan tanya. Sambal saja, mana ada negara lain yang punya berbagai jenis sambal seperti kita. Ada sambal kacang, balado, terasi, kecap, bawang, lombok ijo, udang, belut,  dan seabrek sambal lainya. itu baru sambal… belum ubi, kelapa, beras, dan lainya. bisa kenyang kita membacanya…

Kreatifitas zaman now lebih ekstrim lagi, ada bakso raksasa, bakso telur kura-kura, bakso setan, bakso pocong, bakso gunduruo, bakso kuntilanak, dan bakso setan-setanan lainya. 😀

Apalagi…

Musik?

Coba lihat orang kita, mbok nyanyi pakai bahasa apapun bisa toh, jawa bisa, minang,sunda, batak, papua, bisa… Nyanyi inggris, korea, india, jepang, semua bisa. Coba sahabat suruh orang luar kemari untuk menyanyikan satu lagu indonesia saja, pasti ya plegak-pleguk. Langsung kurus itu orang… hi hi hi

Nah entah kapan ini terjadinya ini. Pastinya esok, dimana orang-orang barat akan bergiat belajar ke kita. Saya yakin itu bakal terjadi.. Bidang apapun seperti: kedokteran, kesenian, sastra, bahasa, politik, arsitektur, teknologi, sejarah, kebudayaan, dan lainya mereka akan merujuk ke kita. Yakin dulu saja, masalah kabul atau tidak serahkan pada yang di atas.

Baca:5 Langkah Singkat Menulis Efektif Untuk Pemula

Hikmah sejarah

Pahit manis sejarahlah yang membentuk kita jadi seperti ini, menjadi bangsa yang kreatif. Waktu penjajahan kolonialisme dahulu, alhamdulillah mental dan kreatifitas mbah-mbah kita malah makin jadi, tidak makin kerdil. Tanpa tekanan sudah kuat, ditekan makin kuat dong…

Coba tengok ke negara tetangga Filipina, betapa penjajahan Spanyol dahulu membabat habis mental, dan kreatifitas mbah-mbah orang Filipina. Soal ketahanan mental dan kreatifitas, kita masih unggul dari mereka, yang saat politisinya rajin korupsi masyarakat kita masih bisa  hidup tenang-tenang saja, bahkan masih bisa tersenyum bahagia (pintar menerima).

Disana Filipina juga banyak daun, namun teknologi membungkus makanan belum tercipta disana, kata sahabat saya yang pernah kesana, Markesot namanya.

Alhamdulillah sekali, saat ini masyarakat Philipina sudah memulai beranjak bangkit, mereka berusaha merebut kembali mentalitas dan kreatifitas sesungguhna yang pernah direnggut penjajahan Sepanyol terhadap pendahulunya.

Semoga, sedikit referensi diatas mampu menambah semangat rekanku semua, untuk menjadi putra-putri Indonesia, yang bangga dengan sejarah hebatnya.

Kita bangsa yang mudah menertawakan banyak hal, bahkan kesedihan sekalipun…

Keunggulan bangsa indonesia lainya ialah pandangan masyarakat seputar kehidupan. masyarakat kita sangat dekat dengan istilah “guyonan.” atau bisa dibilang seni menertawai sesuatu. Dan kemampuan ini, merupakan dasar dari sebuah rasa untuk menerima yang sesungguhnya,

Belum lama ini, tepatnya pada tanggal 16 november 2017, telah  mencuat kabar kecelakaan yang dialami oleh politisi handal tak lain ketua DPR RI menjadi tersangka kasus korupsi e-ktp penetapan oleh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi).

Kecelakaan tersebut telah mengundang banyak firasat, dan cuitan di setiap sudut kota sampai pedesaan. “kok bisa?”

Warganet geger. Mereka khawatir, dan sibuk mencari tahu keadaan tiang listrik pasca tabrakan terjadi. “Tiang listrik kok ditabrak?” tidak menunggu lama, berita tersebut segera memancing viral di media sosial lokal, terutama  Twiter dengan hastag popular #savetianglistrik.

Kebanyakan masyarakat tidak begitu memercayai kecelakaan tersebut, kesanya seperti di ada-adakan, dan disekenariokan. Mungkin itu salah satu cara agar terhindar dari pemeriksaan KPK untuk kesekian kalinya setelah sebelum-sebelumnya papa mangkir terus.

Semoga hal demikian benar adanya ya, alias terjadi sungguhan. Bukan seperti yang ada di benak warganet. Kasihan tiang listrik, merasa hidupnya dipermainkan dalam sekenarionya. Semoga…

Pahit, tapi asyik…

Dan pada puncaknya, masyarakat terhibur. Saya pun ikut terhibur. Sering cekikikan sendiri, kalau-kalau mengingat-ingat, membayang-bayangkan kecelakaan yang menimpa “papa” ini.

Kita semakin terhibur ketika muncul fakta penelitian yang tak masuk akal terhadap kecelakaan tersebut, ketika menonton film parodi papa. Kita juga terpingkal ketika melihat gambar meme yang persekian detik terbit di internet, game pun ada.

Inilah sebuah titik keromantisan di negeri kita, saat bisa menertawai hal yang sama, luka yang sama. Karena bangsa hebat itu ialah bangsa yang berani menertawai bangsanya sendiri. meskipun setelah dari tertawa terhenyak dan berpikir. Ada apa dengan negeriku?

Sudah-sudah, kita lupakan masalah perpolitikan yang begitu-begitu saja untuk sementara. Kita pasrahkan kepada yang buat hidup, dan menyerahkanya ke orang yang paham. kan jelas, sesuatu yang dikerjakan pada yang bukan ahlinya, akan membawa menuju sketidakjelasan.

Kita doakan agar sahabat rakyat KPK, senantiasa istiqamah dan sabar, dalam menjalankkan tugasnya kedepan. Aamiin.

Baca:Ngeblog: Amalan Menuju Surga

Kembali ke judul

Hari ini kita akan belajar. Belajar dari bangsa sendiri yang saya rasa dudah pantai menertawai sesuatu dengan benar. Siapa gerangan? Ia seorang game developer, karyanya belum lama ini, “Tiang Listrik” telah mencapai download lebih dari 50 ribu pengguna android setelah beberapa hari setelah perilisanya di google play store pada tanggal 17 november 2017.

Dari Gamenya tersebut, beliau menuai banyak pujian, dan prestasi. Pengembangnya dimintai wawancara oleh beberapa situs berita di internet, dan stasiun televisi nasional seperti CNN, vivanews, Metro tv, dll. Game yang pertama, sekaligus menjadi inspirasi pengembang game lainya untuk membuat game dengan kata kunci sama.

Permaian berbau olahraga balap yang dikembangakan oleh Noobzilla ini cukup sederhana dan menghibur. Sesuai dengan jargonya yaitu, “Siapa bilang menabrak tiang listrik gampang?” permainan ini tak lain terinspirasi kejadian kecelakaan yang dialami Setya Novanto yang kita bahas diawal tadi.

Aturanya sederhana. Pemain diwajibkan menambrakkan mobilnya ke sebuah tiang listrik yang bergerak-gerak di depanya untuk memperoleh point. Game balapan yang normalnya berusaha melewati rintangan, game ini malah sebaliknya, dengan menabrak rintangan. So, nyeleneh dan kreatif banget kan?

Tidak ada yang menduga, kalau game ini bisa terlahir dari tangan pemuda Indonesia. Orang-orang kaget terutama game developer lain. “Hal sesederhana ini kenapa tidak terlintas?”

Saya berusaha menjawab masalah diatas. Mungkin salah satu penyebabnya adalah kita terlalu asik menikmati kelucuan yang ada, yang dibuat orang lain. dan lupa untuk berkarya sesuai talenta masing-masing.

Sebenarnya… jangan bilang-bilang! selang beberapa detik setelah membaca cuitan konyol rekan-rekan twiter menyangkut #savetianglistrik, saya juga langsung terpikirkan untuk membuatkan menjadi game, “pasti seru nih!” Namun ya itu tadi, karena faktor G (gabisa), tanpa berat hati, saya menyerahkan hal ini ke mas Ube, hehehe. Ampun mas… 😀

Jangan seperti anak kecil yang mencintai sesuatu sesuai dengan tujuan sesuatu itu diciptakan. Mereka tidak pernah berpikir siapa yang membuat karya besar itu. kalau ditanya kenapa suka sopo dan jarwo? mereka (anak-anak) menjawab, “sukalah, mereka kan lucu, koplak lagi menghibur…”

Melainkan jadilah dewasa, yang senantiasa tertarik pada siapa yang menjadikan sesuatu tersebut menjadi besar. Perhatian tidak hanya fokus ke sopo dan jarwo saja, namun sudah muncul pertanyaan seperti,”Siapa orang dibalik serial kartun ini, yang bisa menciptakan karakter lucu, koplak lagi menghibur hati?

Menyukai atau tidak menyukai sesuatu itu sekadarnya saja. Karena baik buruk itu sebenarnya sama, yang bikin alamatnya juga sama. Kini semua tergantung bagaimana cara kita melihat kebenaran.

Maaf, sahabat belum bisa saya katakan manusia dewasa kalau suka memainkan game tiang listrik ini, namun tidak tahu menahu tentang tangan emas dibalik penciptaan game viral tersebut.

Adalah Frida Dwi. Seorang game developer dari Noobzilla. Pria asal Yogya ini mulai membuat game sejak tahun 2007. Ia juga salah satu aktivis di komunitas game developer Jogja “GAMELAN” yang sudah terbentuk sejak tahun 2011.

Pria yang akrab disapa dengan Ube ini, sangat mencintai kolaborasi dalam berkarya sewaktu membuat game. Baginya dengan berkolaborasi atau bekerja bersama akan mampu menciptakan sebuah kemanfaatan, sekaligus karya yang besar.

Banyak orang mengira mas ube mendadak kaya dari game viral yang sudah di download lebih dari 200 k download di play store tersebut.Padahal ya tidak, sahabat bisa mengetahui sendiri bahwa game tiang listrik tersebut free, tidak ada iklan sama sekali, tidak ada Iap satu pun disana.

“Niat utamanya hanya untuk riset viral, sekaligus memantau reaksi warganet saja.” Tukasnya dalam sebuah postingan di fans page facebook Noobzilla miliknya.

Beliau sangat cerdas membaca sebuah kejadian yang sedang hangat dibahas oleh warganet. ditambah dengan kemampuan membikin game yang mahir, keinginannya untuk berkarya tidak sekadar keinginan saja, namun bisa menjadi kenyataan.

Ia tidak hanya menikmati buaian yang menawarkan hiburan atau kelucuan lewat meme dan berbagai cuitan lainya terlalu dalam, sehingga membuatnya lupa. Ia lebih memilih ikut berkarya sebisanya, sesuai talentanya (membikin game).

Sumber gambar: http://cdn2.tstatic.net

Ia seorang developer game yang baik, yang mau berbagi ilmu lewat tulisanya. Sahabat bisa menemukan catatan menarik 48 jam pra dan pasca rilisnya game tersebut di fans page facebook Nonbzilla. Beliau memaparkan sebuah proses kreatif, dari mulai tercetusnya ide, sampai menuai prestasi dan sambutan hangat dari banyak warganet dan media.

Yang saya salut, ia bergerak sangat cepat dan tidak menyia-nyiakan waktu untuk terlalu banyak tertawa gara-gara karya orang lain, ia segera menertawai dirinya sejenak, selanjutnya mulai mengerjakan ide ini.

“Loh, kok lucu, aku jago bikin game, kok tidak ku buatkan sekalian? Piye aku kii…” mungkin seperti ini cara beliau menertawai dirinya (mungkin).

Sekali lagi, ia adalah salah satu contoh putra bangsa yang berani menertawai bangsanya sendiri dan berani menertawai diri sendiri. kita perlu berpandangan seperti beliau. Tidak larut dalam menertawai masalah, melainkan mencoba berpikir “bagaimana dengan aku? Apa yang bisaku perbuat?” setelah menertawai diri sendiri.

Saya yakin, tidak hanya mas Ube saja. Masih banyak pemuda kita yang hebat, dengan telenta serta kreatifitaasnya. Karena kreatifitas kita adalah takdir dari peninggalan mbah-mbah Nusantara terdahulu.

Baca: Mengikat Ilmu dengan Tulisan

Banyak hal yang bisa kita ambil disini

Pertama. Kita tinggal di Indonesia dengan lingkungan orang-orang yang sudah kreatif dari sononya, jadi untuk apa mengelu-elukan kehabisan ide?

Kedua. Masyarakat kita sangat mudah menertawai sesuatu, bahkan masalah orang pun tidak luput. Itu kebiasaan baik, karena pada dasarnya hidup itu untuk ditertawai, buka untuk di sesali. Namun, jangan lupa untuk juga menertawai diri sendiri. karya apa yang bisa kita bagikan kepada orang lain, sesuai talenta kita masing-masing?

Dengan menertawai diri sendiri, kita jadi mengerti untuk apa kita hidup, dan diciptakan ditengah-tengah gejolak zaman, dihadapan di lingkungan seperti ini. menertawai diri juga merupakan salah satu usaha untuk menjadi sewajar-wajarnya manusia.

Ketiga. Sukailah sesuatu, bencilah sesuatu sewajarnya saja. Jika kita terlalu membenci sesuatu, peluang emas sudah pasti akan tertutup dari mata kita. Sebaliknya, jika hati tetap terbuka terhadap sesuatu baik-buruk, kesempatan berlian akan jelas terlihat di mata.

KKN yang marak terjadi oleh pemerintah silahkan sahabat membencinya, karna itu memang buruk. Namun jangan tutup mata, dan tertidur karenanya (pasrah), kita harus bangun dengan karya dan cinta.

Dan jika kita menyukai atau mencintai sesuatu yang berlebihan,itu akan membuat diri kita lupa akan jadi diri. Lihat saja, remaja kita yang keseharianya condong ke barat. Bagaimana masa depan negeri ini nantinya, jika pemudanya lupa namanya sendiri.

Keempat. Pelajaran yang saya peroleh dari mas Ube. Bahwa, belajar untuk menjadi ahli itu penting. Supaya jika dalam perjalanan kita menemukan sesuatu unik berbau kesempatan, kita bisa dengan mudah memwujudkanya. Kesempatan itu liar, maka ikatlah dengan belajar mulai dari sekarang.

“Ketika diri kita mampu dan siap, kesempatan itu akan datang dengan sendirinya, dan berpeluang besar menjadi nyata…”

Kehidupan dunia ini hanyalah main-main dan sendagurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertaqwa. Maka tidakkah kamu memahaminya [Q.S Al-Anâm 6: 32]

Trimakasih mas Ube sudah membagikan sebagian ilmunya terhadap kami. semoga menjadi pahala jariyah buat panjenengan… J

Semoga artikel tersebut dapat bermanfaat. Kritik, saran, dan komentar, bisa sahabat tulis di kolom komentar bawah ini. jangan lupa untu join grup facebook saya disini!

Jangan lupa share yaa…

Follow saya di twiter. Klik disini!

Baca juga=>11 Elemen Wajib Ada Dalam Mendesain Blog yang Mampu Meledakkan Traffic

Tags: , , ,


About the Author

adalah seorang penulis yang juga memiliki minat di internet marketing. Semua berawal dari sejarah, dan dari sana juga ia tercipta.



Back to Top ↑