Writing

Published on November 7th, 2017 | by Ibnu

6 Unsur Penting dan Wajib Sebuah Review Produk

Sebuah produk berupa barang atau jasa perlu meliliki sebuah cerita, maka perlulah untuk diceritakan. Supaya khalayak ramai dapat mengetahui tentang produk tersebt tanpa harus memiliki terlebih dahulu.

Review produk berbeda dengan iklan, di dalamnya tidak ada kalimat yang bersifat hard selling. Dan emang tujuan utamanya bukan untuk promosi.

Namun, seiring perkembangana zaman. Para produsen mencoba cara yang kreatif agar produknya bisa dikenal banyak oleh masyarakat. Maka terciptalah sebuah kebudayaan review produk, sebagai sarana memperkenalkan sebuah produk.

Apakah review produk itu?

Review produk merupakan sebuah usaha untuk memberikan informasi yang mampu menggiring opini publik terhadap sebuah produk, melalui media penyampaian pesan(tulisan, video), dengan melibatkan pengalaman pribadi, atau pengalaman orang lain dalam setiap kontentya.

Dalam urusan ngeblog, keahlian untuk mereview sangatlah dibutuhkan. Terlebih jika seorang blogger itu fokus menjual produk dari produsen.

Saya beberapa kali ­mengunjungi situs-situs yang biasa menangani sebuah review produk di dalam negeri. Banyak warna yang bisa saya temukan. Sebagian diantara penulisnya , memang bisa membikin hati saya terpincut untuk mencoba produk tersebut, entah magic apalah yang ia pakai. Ada pula tulisan review yang ketika di baca, tidak menimbulkan perasaan apapun sama sekali. Terasa hambar. Tidak menyihir sama sekali.

Siapapun itu, tak peduli blogger atau tidak pasti bisa membuat tulisan review dengan baik. asalakan mau melatih diri dengan tekun dan semangat.

Ada beberapa unsur yang wajib ada dalam sebuah konten review, seperti;

Gambaran visual produk (foto, video)

Setiap produk pasti memiliki wujud yang tampak, biasa disebut gambaran visual, gambar yang bisa di tanggkap oleh indera pengelihatan. Gambar vissual harus ada agar informasi lebih mudah diterima oleh pembaca untuk pertama kali.

Sama halnya ketika kita sedang ingin mencari orang di media sosial, setelah nama, pengelihatan mencoba memastikan sebuah gambar pada profil orang itu. Dari sana kita dapat lebih yakin kalau itu orag yang dicari.

gambar yang baik menampakan detail keseluruhan produk. Mulai nama, spesifikasi, fitur, manfaat, dan lainya.

Dengan gambaran visual yang baik, publik yang melihat akan mampu membayangkan mengenai produk tersebut, walau belum membaca isinya.

Video merupakan sebuah gambaran visual yang sangat powerful untuk mereviw, ia dapat menciptakan visual yang bergerak dan mampu menimbulkan suara.

Deskripsi produk

Setiap produk pasti memiliki sebuah identitas (deskripsi), nama, pemilik, kegunaan, fitur, dan banyak lagi. Penulisan mengenai deskripsi produk sangatlah penting supaya pembaca dapat dengan mudah mengerti peroduk seperti apa yang sedang kita tulis informasinya.

Mencari informasi mengenai produk tertentu sangat mudah, selain langsung disediakan produsen, biasanya juga bisa sudah tersebar di internet.

Salah satu pertanda bahwa suatu produk itu berkualitas ialah, ada tidaknya informasi yang lengkap dalam produk yang dibuat oleh produsen. Jika sahabat nantinya menemukan produsen yang tidak memiliki informasi produk, sahabat layak berhati-hati, karena jelas profuk tersebut kurang baik untuk dibuatkan review. Cari saja  produk yang jelas.

Deskripsi konsumen

Konsumen ialah masyarakat yang termasuk dalam sasaran penulisan review. Untuk siapa produk itu diciptakan.

Produk tersebut dituju untuk siapa? Anak-anak, remaja, dewasa, ibu hamil, atau lansia.

Atau berdasar sisi demografi seperti, masyarakat kota, desa, pegunungan, laut, luar negeri, dan lainya.

Atau malah berdasar oleh strata kehidupan dan profesi seperti, guru, pejabat, siswa, petani, dan sebagainya.

Bisa juga berdasar niche seperti, para pecinta bola, pecinta hewan, dan para pecinta hobi lainya.

Dengan mengetahui siapa target pasar yang dituju, kita lebih mudah memberikan penjelasan pada mereka dengan bahasa review yang sesuai.

Deskripsi konsumen berusaha menjelaskan sebuah produk itu cocok, dan bai digunakan untuk siapa. Seperti contoh kalimat penjualan obat; baik diminum usia dewasa, anak dan bayi dilarang mengkonsumsi.

Penulisan sebab akibat pun juga mampu sebagai uraian pelengkap, agar masyarakat pembaca lebih bisa meneliti, produk tersebut layak untuk siapa.

Bukti yang aktual

Untuk melengkapi sebuah review agar mampu menyihir, berikutnya adalah memberi sebuah bukti yang nyata.

Ada dua bukti yang perlu sahabat setakan dalam tulisan, pertama ialah bukti yang menjelaskan bahwa produk tersebut benar-benar ada, dan bisa digunakan. Caranya nanti saya jelaskan di bawah.

Kedua, bukti manfaat setelah orang menggunakan produk tersebut. Apa produk tersebut bisa memecahkan masalah yang sedang dihadapi atau tidak.

Bukti-bukti tersebut bisa tidak haya ditampilkan dalam bentuk tulisan, melainkan bisa juga ditampilkan dengan format gambar, maupun video agar lebih elegan.

Kekurangan produk (kritik)

Tidak ada manusia yang sempurna dimuka bumi ini, sama halnya dengan produk. Setiap produk pasti juga memiliki sebuah kekurangan. Betul?

Kekurangan pada produk tidak boleh di tutup-tutupi, jika memang ada, katakan dengan jujur. Jangan sampai publik merasa tertipu atas review yang sahabat buat. Kepercayaan bisa menghilang. Dan ini cukup bahaya dalam bisnis internet.

Menuliskan sebuah min produk perlu hati-hati. Ditakutkan produsen merasa terganggu dan malah menuntut balik dengan UU ITE. Bisa repot nantinya.

Namun apabila kita bisa mengutarakanya dengan baik, mungkin tidak akan menjadi masalah. Sebagai produsen yang baik, harusnya sebuah kritik, agar produk-produk setelahnya bisa menjadi lebih baik lagi.

Perhatikan hal ini. penting!

Bagaimana jika produk dianggap sempurna tanpa cacat?

Tetap kita harus jujur, bahwa kekuranganya tidak ada. tapi… ini tapi hlo. Produk seperti itu biasanya mahal harganya. Dan untuk sebagian kalangan adalah kekurangan.

Call to Action

Merupakan suatu istilah bersifat memepet pembaca untuk segera beraksi. Entah mencoba, atau bahkan membeli. Jika dirasa belum bisa, silakan beri kesempatan mereka untuk bertanya.

Call to action biasanya berupa kalimat-kalimat yang cukup bisa mengganggu psikologis pembaca. Seperti: Segera, keburu kehabisan, hanya kali ini saja, hari ini gratis untuk anda, dan banyak lagi.

Jadi fungsi kalimat-kalimat tersebut adalah sebagai penegas terhadap pembaca. Yang mampu membuatnya berpikir bimbang, dan akhirnya mau membeli. []

Nah, setelah sahabat mengetahu 6 unsur penting dan wajib dalam review produk, maka langkah selanjutnya adalah mengerjakanya. Alias praktek. Ilmu setinggi apapun jika hanya disimpan, tanpa dipraktekan, itu sama saja omong kosong.

Untuk memudahkan sahabat lagi, yuk! silakan baca artikel berikuynya berjudul, ”9 ritual menulis review produk yang menjual” disana membahas lengkap langkah demi langkah agar sebuah review dikatakan bisa menjual.

Semoga artikel diatas dapat bermanfaat bagi sahabat semua yang ingin belajar menulis review produk. Saran, kritik, dan komentarnya bisa shabat tulis dikolom komentar bawah.

Bagi kalian yang ingin mendapat informasi terbaru mengenai bisni internet, bisa join di grup facebook saya disini!

Jangan lupa share yaa….

Baca juga=> Cara bikin headline tingkat dewa

Tags: , , ,


About the Author

adalah seorang penulis yang juga memiliki minat di internet marketing. Semua berawal dari sejarah, dan dari sana juga ia tercipta.



Back to Top ↑